*muka kelihatan bengep abis nangis gara gara cerita kajian*
"Itulah jun, makanya kenapa kita butuh tahu cerita-cerita siroh nabawiyah."
"Nanti kamu waktu mau masuk ke surga, ditanyain rasul , "Siapa istriku ? Siapa anak anakku ?" .
Tapi kamu nggak tahu apa kamu pantas masuk ke surga dengan bantuan Nabi Muhammad ?" E, 25 th.
Siroh Nabawiyah: Sejarah hidup seseorang
Friday, May 17, 2019
Saturday, May 11, 2019
Review 27 Steps of May
Akhirnya kesampaian juga nonton film ini.
Dan.. Aku suka filmnyaa.
Bikin pengen cepet pulang, puasa di rumah.
Setelah beberapa kali galau mau nonton atau engga, apalagi mainnya bareng avenger.
Di twitter lagi rame soal film ini, ada yg suka jadinya suka banget. Kalo gasuka juga gak rekomen sama sekali.
Ternyata.. Penilaiannya bisa jomplang banget karena ini bukan film mainstream. Dialog di film ini dikit banget karena termasuk film yang agar penonton bisa ngerasain aja apa yang tokohnya rasakan. Tapi senangnya ada solusi yang dikasih sama si sutradara, Ravi Bharwani.
Iseng cek, untungnya film yang hampir berusia sebulan di cinema ini masih ada. Walaupun hampir punah masih ada di 1-2 bioskop, karena disini Jakarta.
Untuk cast list ada Raihaanun, Lukman Sardi, Ario Bayu. Manthul. Raihaanun sumpa cantiknya ngegas. Full bareskin no make up padahal dia udah 30 an.
Seperti yang sudah diketahui, film ini bercerita tentang korban pelecehan seksual bernama May. 8 tahun berlalu kejadian itu masih membuat dirinya terpukul, di film ini malah seolah olah lebih menceritakan dari sisi keluarga korban, yaitu ayahnya May.
Setelah kejadian itu, May ga pernah keluar dari pintu rumahnya. Sekarang dia dan ayahnya jadi pembuat boneka.
SPOILER ALERT!!!!
SEGERA TUTUP DAN PERGI DARI HALAMAN INI KALAU GA MAU.
May tidak pernah berkomunikasi dengan siapapun. Suatu hari ada kebakaran di komplek rumahnya yang membuat tembok bagian belakang mulai berlubang. Dari lubang ini May sering melihat tetangganya, Ario Bayu berlatih sulap.
Film ini banyak sweetnya.
Beberapanya :
Awalnya May cuma bikin boneka perempuan, setelah sering melihat Ario Bayu memainkan sulap May mulai membuat boneka laki-laki dengan tongkat dan topi sulap. Bahkan ngasih satu boneka ke Ario.
May ngasih lauk ke ayahnya yang jarang disautin ngomong.
May cemburu sama adiknya Ario yang dikira pacarnya. Ohiya gara-gara sering lihat adiknya ini, May mulai menggerai rambut dan berdandan.
Lubang di dinding mulai membesar hingga May bisa berkomunikasi dan berlatih sulap bersama Ario. Nah, Ario udah ngasih tahu trik-trik sulapnya. Sekarang gantian.
"Rahasia kamu apa?"
"Kamu bisa cerita ke saya"
Hwaaa kok meleleh sendiri ya saya wkwk
Tapi bagusnya film ini, kesembuhan May ya berasal dari dirinya sendiri. Si Ario juga sebenarnya ga ngapa-ngapain. tapi kalo gaada dia, May mungkin ga kunjung sembuh.
Jadi rekans, kebahagiaan itu berasal dari diri sendiri ya bukan sesiapa.
Dan.. Aku suka filmnyaa.
Bikin pengen cepet pulang, puasa di rumah.
Setelah beberapa kali galau mau nonton atau engga, apalagi mainnya bareng avenger.
Di twitter lagi rame soal film ini, ada yg suka jadinya suka banget. Kalo gasuka juga gak rekomen sama sekali.
Ternyata.. Penilaiannya bisa jomplang banget karena ini bukan film mainstream. Dialog di film ini dikit banget karena termasuk film yang agar penonton bisa ngerasain aja apa yang tokohnya rasakan. Tapi senangnya ada solusi yang dikasih sama si sutradara, Ravi Bharwani.
Iseng cek, untungnya film yang hampir berusia sebulan di cinema ini masih ada. Walaupun hampir punah masih ada di 1-2 bioskop, karena disini Jakarta.
Untuk cast list ada Raihaanun, Lukman Sardi, Ario Bayu. Manthul. Raihaanun sumpa cantiknya ngegas. Full bareskin no make up padahal dia udah 30 an.
Seperti yang sudah diketahui, film ini bercerita tentang korban pelecehan seksual bernama May. 8 tahun berlalu kejadian itu masih membuat dirinya terpukul, di film ini malah seolah olah lebih menceritakan dari sisi keluarga korban, yaitu ayahnya May.
Setelah kejadian itu, May ga pernah keluar dari pintu rumahnya. Sekarang dia dan ayahnya jadi pembuat boneka.
SPOILER ALERT!!!!
SEGERA TUTUP DAN PERGI DARI HALAMAN INI KALAU GA MAU.
May tidak pernah berkomunikasi dengan siapapun. Suatu hari ada kebakaran di komplek rumahnya yang membuat tembok bagian belakang mulai berlubang. Dari lubang ini May sering melihat tetangganya, Ario Bayu berlatih sulap.
Film ini banyak sweetnya.
Beberapanya :
Awalnya May cuma bikin boneka perempuan, setelah sering melihat Ario Bayu memainkan sulap May mulai membuat boneka laki-laki dengan tongkat dan topi sulap. Bahkan ngasih satu boneka ke Ario.
May ngasih lauk ke ayahnya yang jarang disautin ngomong.
May cemburu sama adiknya Ario yang dikira pacarnya. Ohiya gara-gara sering lihat adiknya ini, May mulai menggerai rambut dan berdandan.
Lubang di dinding mulai membesar hingga May bisa berkomunikasi dan berlatih sulap bersama Ario. Nah, Ario udah ngasih tahu trik-trik sulapnya. Sekarang gantian.
"Rahasia kamu apa?"
"Kamu bisa cerita ke saya"
Hwaaa kok meleleh sendiri ya saya wkwk
Tapi bagusnya film ini, kesembuhan May ya berasal dari dirinya sendiri. Si Ario juga sebenarnya ga ngapa-ngapain. tapi kalo gaada dia, May mungkin ga kunjung sembuh.
Jadi rekans, kebahagiaan itu berasal dari diri sendiri ya bukan sesiapa.
`diketik oleh
Junita Pristi
pukul
4:50:00 AM
Labels:
27 steps of may,
ario bayu,
film,
indonesia,
lukman sardi,
raihaanun,
review,
sinopsis,
verdi solaiman
Thursday, May 2, 2019
Welcoming Ramadhan 1440 H
"Disini ada yang tahu apa arti dari minal aidin wal faizin ?"
"Kalimat itu sesungguhnya memiliki arti semoga kembali suci dan meraih kemenangan"
"Jadi mulai tahun ini kalau diucapin orang minal aidin wal faizin jawabannya amin ya sama mendoakan balik"
"Jangan dijawab iya sama sama, atau aku minta maaf juga."
"Malaikatnya bingung dong nanti, udah bagus didoain kenapa ga diaminin"
"Kalimat itu sesungguhnya memiliki arti semoga kembali suci dan meraih kemenangan"
"Jadi mulai tahun ini kalau diucapin orang minal aidin wal faizin jawabannya amin ya sama mendoakan balik"
"Jangan dijawab iya sama sama, atau aku minta maaf juga."
"Malaikatnya bingung dong nanti, udah bagus didoain kenapa ga diaminin"
-IFGD lt. 9-
`diketik oleh
Junita Pristi
pukul
1:00:00 AM
Labels:
arti minal aidin wal faizin,
Ramadhan
Saturday, April 20, 2019
Nonton Wayang Orang Bharata
Nonton teater sekarang bisa dimana saja.
Taman ismail marzuki ada.
Teater kampus ada IKJ sama UI.
ala anak SMK ada di Bulungan Blok M
cari teater modern di mall juga ada, pemainnya artis tenar pula. Ada di GI.
Awalnya cuma penasaran, kenapa disini sering dipake acara reunian (karena kebanyakan orang paruh baya). Ternyata ini gedung pertunjukan wayang orang.
Tempatnya di sebelah kanan Terminal Senen, dengan gapura ukiran ular bertuliskan "BHARATA".
Cukup luas berkapasitas 200 orang.
Namanya juga wayang orang, pertunjukan ini berbahasa Jawa lengkap dengan seperangkat gamelan, dalang, sinden bersanggul dan setiap scene selalu ada tembangnya karena orang jawa dulu dikenal suka nembang (nyanyi).
Wayang itu ada banyak banget tokohnya apalagi ceritanya. Waktu nonton ini, dapet cerita "Abimanyu Kerem".
Kerem adalah jawa tertinggi (krama inggil) dari tenggelam.
Kerem=kelelep=tenggelam.
Abimanyu disini ceritanya masih kecil makanya bisa tenggelam pas lagi ikut kakak sepupu (Gatotkaca). Yang jadi tokoh utamanya bocah sd.
Semua ini bisa didapatkan seharga tiket nonton bioskop. Tinggal wa Pak Yunus atau Bu Endang (kontaknya di bawah) untuk reservasi dan bayarnya nanti di tempat. Tapi disini sering ngasih "malam ini gratis" dadakan, seperti malam ini.
Paling suka sama tarian laki-laki yang iniππ
D : Apa perbedaan tari modern dengan tradisional ?
J : Apa ? Semuanya beda.
D : Tari tradisional baik cewe ataupun cowo memiliki kesan wibawa tegas dan gagah. Untuk perempuan gerakannya diperhalus. Sedangkan tari modern lebih condong kewanita-wanitaan.
Taman ismail marzuki ada.
Teater kampus ada IKJ sama UI.
ala anak SMK ada di Bulungan Blok M
cari teater modern di mall juga ada, pemainnya artis tenar pula. Ada di GI.
Awalnya cuma penasaran, kenapa disini sering dipake acara reunian (karena kebanyakan orang paruh baya). Ternyata ini gedung pertunjukan wayang orang.
Tempatnya di sebelah kanan Terminal Senen, dengan gapura ukiran ular bertuliskan "BHARATA".
Cukup luas berkapasitas 200 orang.
![]() |
| Aksara's : "Memayukaning Budaya" |
Wayang itu ada banyak banget tokohnya apalagi ceritanya. Waktu nonton ini, dapet cerita "Abimanyu Kerem".
Kerem adalah jawa tertinggi (krama inggil) dari tenggelam.
Kerem=kelelep=tenggelam.
Abimanyu disini ceritanya masih kecil makanya bisa tenggelam pas lagi ikut kakak sepupu (Gatotkaca). Yang jadi tokoh utamanya bocah sd.
![]() |
| Abimanyu bersama ayah (Arjuna) dan ibunya (Dewi Sumbadra) |
Semua ini bisa didapatkan seharga tiket nonton bioskop. Tinggal wa Pak Yunus atau Bu Endang (kontaknya di bawah) untuk reservasi dan bayarnya nanti di tempat. Tapi disini sering ngasih "malam ini gratis" dadakan, seperti malam ini.
Paling suka sama tarian laki-laki yang iniππ
D : Apa perbedaan tari modern dengan tradisional ?
J : Apa ? Semuanya beda.
D : Tari tradisional baik cewe ataupun cowo memiliki kesan wibawa tegas dan gagah. Untuk perempuan gerakannya diperhalus. Sedangkan tari modern lebih condong kewanita-wanitaan.
Gedung Pertunjukan Bharata
Jl. Kalilo 15 Senen, Jakarta Pusat
Show : Sabtu Malam
Contact : +62 856 1211 842 (Yunus) | +62 988 968 44 (Endang)
Jl. Kalilo 15 Senen, Jakarta Pusat
Show : Sabtu Malam
Contact : +62 856 1211 842 (Yunus) | +62 988 968 44 (Endang)
Tuesday, April 16, 2019
Vermilion Pt 2
`diketik oleh
Junita Pristi
pukul
7:57:00 PM
Labels:
cat,
slipknot,
vermilion,
vermilion pt 2
Subscribe to:
Comments (Atom)
Powered by Blogger.








